1. Perintis, penggerak dan pendorong kualitas kehidupan manusia;
2. Pemelihara dan pelestari alam dan seisinya; serta
3. Penolong, penjaga dan pelindung bagi sesama manusia dan bumi Indonesia.
Kemana Arah Pendidikan Indonesia?
Sinyalemen bahwa pendidikan Indonesia salah arah sudah lama didengungkan. Ya salah arah, mestinya harus kemana tetapi berbelok ke arah lain sehingga tidak menyentuh kebutuhan bangsa Indonesia yang sebenarnya.
Bahkan diyakini pendidikan Indonesia tidak sekedar salah arah, tetapi kehilangan arah (Kompas, 5 Mei 2012). Pendidikan dalam konteks Indonesia sekarang lebih diartikan sebagai teknik manajerial persekolahan yang lebih memfokuskan pada aspek kemampuan kognitif serta memarginalkan aspek karakter dan nilai luhur budaya bangsa. Tidak heran jika keluaran atau output dari pendidikan Indonesia adalah manusia-manusia yang individual ego centris, serakah, serta tidak memiliki konvidensi atau keprcayaan terhadap diri sendiri, lebih suka menjadi kuli bagi bangsa lain dan tercerabut dari akar budaya dan karakter bangsa.
Pendidikan sebagaimana tertuang dalam UU Sisdiknas Nomor 20 tahun 2003 pasal I ayat 1, didefinisikan sebagai “usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara”.
Sementara dalam ayat 2 disebutkan tentang akar pendidikan Indonesia adalah bersumber kepada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman.
Sedangkan fungsi dan tujuan pendidikan (pasal 3) adalah berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Mendasarkan pada UU Sisdiknas tersebut maka semestinya pendidikan Indonesia :
- Memperkuat dan memperkokoh spiritual keagamaan serta mengimplementasikannya dalam kehidupan riil sehari-hari
- Melahirkan manusia yang mampu mengendalikan diri, tidak liar, santun dan menghormati orang lain
- Mempertahankan budaya Indonesia yang adi luhung
- Mempekuat jati diri dan karakter bangsa
- Menjunjung tinggi akhlak mulia. Akhlak mulia bersumber pada rasa malu. Maka pendidikan Indonesia seharusnya mampu memupuk rasa malu sehingga lahir generasi yang tidak mau korupsi dan malu merugikan orang lain.
- Mencetak generasi mandiri, generasi yang hidup dengan segala potensi diri serta percaya akan kemampuan diri sendiri. Bukannya generasi yang bangga menjadi kuli bagi bangsa lain dan membiarkan sumber daya yang dimiliki dikuras oleh bangsa lain
- Memupuk dan memperkokoh jiwa nasionalisme, semangat persatuan, satu bangsa, dan tebuka bagi suku lain
Dalam prosesnya, pendidikan Indonesia lebih menitikberatkan pada kepentingan jangka pendek dan sesaat. Padahal proses pendidikan sesungguhnya adalah mempersiapkan generasi untuk masa yang akan datang dan bukan menjawab kebutuhan hari ini. Pendidikan adalah proses mempersiapkan generasi penerus yang mengenal Tuhannya, berkahlak mulia, tangguh, mandiri, berkarakter, bertanggung jawab dan mampu membawa Indonesia jauh lebih baik daripada hari ini.Kesalahan proses dan kehilangan arah pendidikan dapat membahayakan generasi penerus, generasi yang bertanggung jawab atas masa depan Indonesia.
Keberhasilan pendidikan Indonesia sesusungguhnya dapat diukur dari seberapa suksesnya pendidikan kita mencetak generasi masa depan dengan kriteria-kriteria di atas dan bukannya dengan angka pada selembar kertas. Pemerintah, guru, orang tua (wali), dan peserta didik sendiri harus menyadari hal ini. Fungsi dan tujuan pendidikan yang mulia jangan sampai tereduksi oleh hal-hal diluar kepentingan pendidikan.
Kesalahan proses dan berbeloknya arah pendidikan Indonesia dipandang harus segera dikembalikan kepada filosofi pendidikan Indonesia sebagaimana yang telah digagas oleh Ki Hadjar Dewantara. Pendidikan Indonesia harus dikembalikan kepada pendidikan yang bersifat nasionalistik, naturalistik, dan spiritualistik.
Tulisan Uluni Biologi UNP pada November 2012.
Kepo... Nyala Harapan Dusun Ngembes oleh Indonesian Eagle
Join Us...
Acara Dies Natalis GUNAPALA
Acara Dies Natalis ke-14 GUNAPALA (Gunung National Pecinta Alam) yang bertempat di Dlundung Trawas Mojokerto pada tanggal 17-18 September 2016. Komunitas Indonesian Eagle dan KOMPAAS ikut berpartisipasi menjadi panitia dan membantu proses berjalannya hingga acara berakhir berjalan dengan lancar, sebagai bentuk turut membantu sesama penggiat alam bebas.
Jangan Remehkan Manfaat Minum Air Putih
![]() |
| Gambar : pewartayogya.com |
Air putih tenyata tidak sesepele yang banyak orang kira. Di balik kesederhanaan tampilannya, air putih tidak hanya berguna mencegah dehidrasi tubuh, namun juga memiliki berbagai keuntungan lainnya.
Minuman jenis lain, misalnya soft drink, tergolong tinggi gula dan kalori sehingga dapat menambah berat badan Anda. Minuman berenergi yang kerap dipilih sebagai sumber cairan juga harus dipertimbangkan sebab mengandung gula dan kafein. Demikian pula ketika meminum jus buah kemasan, selalu perhatikan label produknya terlebih dahulu.
Pentingnya Air Putih
Air putih yang bebas kalori dan gula merupakan pilihan paling sehat demi menjaga tubuh tetap memiliki cairan yang cukup, sekaligus mengatasi rasa haus kapan saja. Selain itu, manfaat minum air putih memiliki beragam fungsi bagi tubuh, antara lain:
- Menjaga kadar cairan tubuh, sehingga tubuh tidak mengalami gangguan pada fungsi pencernaan dan penyerapan makanan, sirkulasi, ginjal, dan penting dalam mempertahankan suhu tubuh yang normal.
- Membantu memberikan energi pada otot dan melumasi sendi-sendi agar tetap lentur. Ketidakseimbangan cairan dapat memicu kelelahan pada otot.
- Membantu mengendalikan asupan kalori tubuh. Minum air putih jauh lebih baik dalam mencegah peningkatan berat badan dibandingkan minuman yang mengandung tinggi kalori.
- Menjaga kesegaran kulit.
- Melindungi saraf tulang belakang dan jaringan sensitif pada tubuh lainnya.
- Air akan membantu proses pembuangan sisa-sisa makanan dan minuman melalui keringat, urine dan kotoran.
Berapa Takaran Normal agar Tidak Kekurangan Cairan?
Kebutuhan cairan tiap orang berbeda-beda. Secara rata-rata, untuk wanita dewasa, disarankan untuk minum sekitar delapan gelas berukuran 200 ml per hari atau total 1,6 liter. Sedangkan, pria disarankan untuk minum sekitar 10 gelas berukuran 200 ml atau total 2 liter tiap hari.
Selain dari minuman, makanan juga dapat memberikan asupan cairan pada tubuh sekitar 20 persen. Cairan dari makanan terutama diperoleh dari buah dan sayur, misalnya bayam dan semangka yang mengandung 90 persen air..
Yang perlu diketahui, manusia dapat kehilangan cairan tidak hanya saat buang air kecil (BAK), namun juga saat berkeringat, bernapas dan buang air besar.
Beberapa tanda yang dapat membantu Anda mengenali tubuh yang kekurangan cairan, antara lain sakit kepala, merasa kurang berenergi, dan warna urine yang gelap atau tidak sebanyak biasanya.
Perhatikan Kondisi Khusus
Yang tidak kalah penting, perlu diperhatikan beberapa kondisi dan aktifitas khusus yang membuat tubuh jadi membutuhkan lebih banyak asupan air dibandingkan biasanya, antara lain:
- Berolahraga atau aktif secara fisik.
- Mengalami demam, diare, atau muntah-muntah.
- Cuaca yang sangat panas.
- Hamil dan menyusui. Wanita hamil disarankan mengonsumsi air sekitar 2,3 liter sehari, sedangkan wanita yang menyusui disarankan mengonsumsi air sekitar 3,1 liter per hari.
Jika selama ini Anda kurang menyadari manfaat minum air putih, ada beberapa tips yang dapat dilakukan. Cobalah untuk membiasakan minum air putih tiap waktu makan atau saat mengonsumsi camilan. Selain itu, Anda dapat menaruh gelas atau botol berisi air minum di meja atau tas yang Anda bawa beraktivitas tiap hari. Dengan demikian, Anda akan teringat untuk mengonsumsinya.
Alternatif lainnya, Anda bisa menambahkan rasa pada air putih agar terasa lebih enak. Salah satunya dengan menambahkan irisan buah-buahan seperti pada minuman infused water atau dengan membekali jus buah segar tanpa pemanis tambahan.
Kecukupan cairan merupakan hal penting bagi tubuh. Salah satu sumber terbaik berasal dari air putih dengan berbagai manfaat. Minumlah air putih sesuai kebutuhan agar kondisi kesehatan tubuh tetap maksimal.
Langganan:
Postingan (Atom)
Label
17Agustus2015
(1)
Agenda IE
(30)
Donasi Buku
(3)
Donor
(2)
Earth
(14)
Gunung
(15)
Human
(10)
Indonesia
(15)
Indonesian Eagle
(32)
Kesehatan
(13)
KGP2
(11)
Konservasi
(13)
Merdeka
(3)
Nyala Harapan
(7)
Penanggungan
(21)
Pendidikan
(12)
Perawatan
(5)
Quotes IE
(8)
Ramadhan
(1)
running
(1)
September
(6)
Taman Baca
(1)
Umum
(9)
Upacara
(1)
Video
(4)
Tayangan halaman minggu lalu
Mengenai Saya
Nyala Harapan 30 April - 1 Mei 2017 Dusun Ngembes, Trawas, Mojokerto
Syukur Alhamdulilah, Peresmian dan Pembukaan Taman Baca di Dusun Ngembes telah berjalan dengan baik dan Lancar, Terimakasih yang tak terhi...
Popular
Labels
Archive
Popular Posts
-
Trashbag? Iya, Kantong Plastik. Buat apaan naik gunung bawa trashbag? Jangan salah, sebaiknya kita membawa trashbag saat pendakian. ...
-
Cemara Gunung adalah tanaman jenis perdu yang mampu tumbuh menjulang tinggi ini dapat tumbuh di dataran rendah hingga dataran tinggi. T...
-
Penemu kode/sandi morse bernama SAMUEL F B MORSE ( Samuel Fibley Breese Morse ) yg berkebangsaan AMERIKA. kode morse disampaikan dng meng...
-
Kacang pinus masuk ke dalam kategori kacang pohon secara kuliner namun tidak secara botani. Kacang ini dapat dimakan, namun pengusahaann...
Blog Archive
- Desember 2018 (1)
- Mei 2017 (1)
- April 2017 (3)
- Maret 2017 (4)
- Februari 2017 (2)
- September 2016 (9)
- Agustus 2016 (14)
- November 2015 (5)
- September 2015 (2)
- Mei 2015 (9)
- Januari 2015 (4)
- Desember 2014 (13)
- November 2014 (3)
- Oktober 2014 (1)







